Arsip untuk ‘CERPEN’ Kategori

TRIO DETEKTIF “MISTERI KACA-KACA REMUK”

Mei 3, 2008

Dalam novel ini mengisahkan tentang 3 anak remaja AMERIKA yang bisa memecahkan suatu misteri atau kasus yang sangat pelik,dengan kecerdasan dan ketangkasan mereka,setiap masalah bisa dipecahkan..jalan cerita dalam novel ini mengisahkan tentang setiap minggunya kaca – kaca mobil yang dekat penumpang selalu ditemukan pecah secara misterius,,singkatnya modus atau motif kasus ini adalah seorang pengusaha pada perusahaan Margon Glass Company yaitu James Margon ingin mendapat keuntungan dari pemecahan kaca,,akan tetapi ada orang yang memancing di air keruh, seorang bernama Sarah Jarvis Temple mencuri uang koin Rajawali Ganda yang harga jualnya mencapai jutaan dolar milik pamannya Jarvis Temple..!

KISAH CINTA MOCCACINO DAN CAFUCINO

Januari 31, 2008

Di sebuah desa yang bernama ABC.Ada seorang anak yang bernama Moccacino dia anak yang rajin dan selalu membantu ayahnya yang bernama Torabika,setiap pulang sekolah ia bekerja sambilan di kafe yang bernama Nescafe,walaupun ia bekerja sambilan ia tetap  membantu ayahnya yang bekerja di perusahaan Kapal api.Untuk membantu biaya sekolahnya,pada suatu hari di sekolah Moccacino bertemu dengan seorang gadis yang bernama Cafucino,ia adalah seorang gadis yang sangat kaya raya.Ayahnya memiliki sebuah perusahaan terkenal yang bernama Indocafe,walaupun Cafucino gadis yang kaya raya,ia tidak pernah sombong,sifatnya dermawan dan rendah hati,sehingga Moccacino jatuh cinta pada Cafucino,begitu pun sebaliknya Cafucino pun mencintai Moccacino.Akhirnya Cinta mereka bersatu dan menjadi sepasang kekasih.

SATU PERGURUAN

Januari 31, 2008

Sekitar tahun 1999 kami bertiga bertugas di Bukit Tinggi,Untuk dakwah Ramadhan.Malam pertama saya berkesempatan ceramah di Masjid sebelah dan alhamdulilah berjalan lancar.Malam keduanya saya yang mengisi di masjid lainnya.Ceramah saya sampaikan,bahkan saking semangatnya,keringat  saya bercucuran.Tapi ada yang memmbuat saya heran dengan sikap jamaah yang kelihatannya  dingin-dingin saja  mendengar  ceramah  saya.Saya coba tambahi  dengan cerita  lucu .Tapi hasilnya tetap sama tak ada respek.Setelah kembali kerumah kami ngobrol -ngobrol sambil makan.Saya bertanya  pada teman ,”ceramah saya tadi kok kurang di respon ya?”. “Ya jelas,” kata teman saya.”Sebenarnya tadi di bawah saya juga malu,karena apa yang kamu ceramahkan sebagian besar  sudah saya sampaikan malam kemarin .Termasuk cerita lucu itu”. “Waduh pantesan walaupun keringat bercucuran membasahi gamis tetap tidak respon.Rupanya sudah didengar malam kemarin.Satu perguruan sih.

Analisis CERPEN

Januari 31, 2008

Bung,tolong matikan rokoknya.Bus ini akan tambah pengap dengan asap rokok Bung!.”Iya,tolong matikan rokokny,”kata penumpang lain.Tapi pemuda itu tenang-tenang saja sambil terus mengepulkan asap rokok dengan nikmatnya.”Bung,tidak dengar ,ya?” Pemuda itu menatap tajam.”Peduli apa, pak. Tak ad larangan merokok dalam bus ini. Apa saya harus minta permisi dulu Untuk merokok,”katanya ketus.

K ONFLIK:

Perselisihan antar penumpang bus yang terganggu dengan asap rokok

WATAK:

Watak tokoh pemuda perokok egois”peduli apa,pak.Tak ada larangan merokok dalam bus ini.Apa saya harus minta permisi dulu untuk merokok”.

AMANAT:

Jangan egois dan jangan mementingkan kepentingan pribadi.